Kiarakelana adalah sebuah grup musik yang terbentuk di sebuah kota kecil, Kota Pare, Kediri. Dimotori oleh Buyung (Vokal), Septa (Bass), Noekie (Perkusi) dan Galih (Gitar), Kiarakelana sering bermain di acara kampus universitas di Surabaya, Malang dan Jogja. Mereka sering bermain di 3 kota tersebut karena faktor pendidikan keempat personil yang terbagi di Kota Surabaya, Malang dan Yogyakarta.

Pada awal tahun 2019 ini Folkslokal beruntung dapat mengadakan Live Session pertamanya bersama Kiarakelana. Diadakan di Kedai Kita Surabaya, Pengunjung yang datang untuk melihat mereka bermain pun tak bisa dibilang sepi. Tercatat berjumlah 40 orang lebih yang hadir menyaksikan mereka bermain. Setelah ini kita harap album atau EP akan segera lahir dari tanah Kediri atas nama Kiarakelana.

Aksara Jiwa adalah sebuah penyuaraan kebebasan terhadap suatu kekangan terikat yang selalu hadir dalam hubungan percintaan dua insan manusia. Merupakan lagu ciptaan dari Noekie Pratama yang mungkin juga berasal dari pengalamannya di masa lalu.

Di Persimpangan merupakan single pertama dari Kiarakelana, juga berasal dari puisi ciptaan Zahra Nurya yang kemudian mereka kemas dalam alunan musikalisasi. Di Persimpangan sudah dapat kalian dengarkan di Digital Store seperti Spotify dan lain-lain.

Syair Gusar Angin Malam ditulis oleh Danang Mufti, teman dari Kiarakelana. Menurut Buyung lagu Gusar Angin Malam ini lebih menceritakan tentang sepertiga malam, dimana pada waktu itulah kita semua sering merenung.

Kembali merupakan musikalisasi puisi dari ciptaan teman mereka yakni Danang Mufti, Tentang Hati dan Angan lebih menggambarkan tentang bagaimana seseorang yang sedang jatuh cinta namun hanya mendapatkan jatuhnya saja tanpa adanya perasaan yang sama.